Ini Dia Sosok Aga Thohir, Calon Suksesor Erick di Bisnis Bola

  • Bagikan
Ini Dia Sosok Aga Thohir, Calon Suksesor Erick di Bisnis Bola

Jakarta, BORNEOFOCUS Indonesia – Baru-baru ini Mahendra Agakhan Thohir, anak Menteri BUMN dan pengusaha nasional Erick Thohir resmi dilantik menjadi Presiden Komisaris klub sepak bola legendaris asal Solo, Persis Solo.

Keputusan tersebut adalah hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Persis Solo Saestu (PT PSS) pada Sabtu (20/3/2021) yang merupakan implikasi dari perubahan komposisi saham di PT PSS.

Bersama Kaesang Pangarep, putera bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi Presiden Direktur Utama PT PSS, manajemen persis solo kini didominasi oleh kalangan milenial.

Berbeda dengan Kaesang yang sepak terjangnya sudah dilihat oleh publik yang sudah menelurkan berbagai bisnis, utamanya kuliner, sepak terjang Aga Thorir ini dapat dikatakan langkah besar pertamanya yang disorot publik.

Publik, terutama para pendukung Persis Solo tidak sabar melihat perubahan yang akan dibawa oleh Aga Thorir dalam mengelola klub kebanggaan mereka.

Aga Thohir yang menamakan dirinya Social-Entrepreneur melalui bio di akun Instagram miliknya memang jarang terekspos ke publik.

Berbeda dari Erick Thohir yang dikenal luas secara nasional, dan kerap diliput akibat berbagai pencapaian mulai dari membeli klub raksasa Italia, Inter Milan hingga menjadi menteri BUMN.

Dikutip dari akun LinkedIn pribadi miliknya, Aga Thorir sedang menempuh studi untuk memperoleh gelar sarjana administrasi bisnis dengan konsentrasi kewirausahaan dari Loyola Marymount University (LMU).

Universitas yang berlokasi di pusat kota Los Angeles ini adalah kampus swasta di Amerika Serikat dengan biaya lebih dari Rp 700 juta per tahun ini terkenal dengan programnya di bidang hiburan, bisnis dan komunikasi.

Saat ini Aga masih tercatat sebagai mahasiswa LMU angkatan 2018 dan diharapkan lulus di tahun 2022.

Sambil menyelesaikan studinya, Aga aktif melakukan magang di berbagai perusahaan.

Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, pekerjaan magang pertamanya dilakukan di perusahaan televisi nasional yang sempat dipimpin Wishnutama, Net TV (bisnis dari Grup Indika) dari Juni hingga Juli 2019 sebagai Analis Data.

Selanjutnya dari Juli hingga Agustus, Aga melaksanakan magang sebagai Analis Investasi di perusahaan modal ventura yang baru didirikan 2014 lalu, Skystar Capital.

Pengalaman magang terakhir dilakukan selama Juni sampai Agustus tahun lalu di perusahaan investasi berkantor pusat di Singapura, Northstar Group, yang didirikan oleh pengusaha nasional dan investor Gojek serta PT Bank Jago Tbk (ARTO), Patrick Sugito Waluyo.

Mahasiswa kampus Los Angeles tersebut saat ini mengemban tugas di tiga organisasi berbeda. Pertama Aga menjabat sebagai Charman of The Board di NKRI Youth, organisasi nirlaba yang berupaya membuat perubahan nyata melalui penelitian intensif, konten kreatif, dan pengembangan komunitas.

Aga juga merupakan Co-Founder sekaligus Chief Investment Officer di IndoAgro, perusahaan teknologi rintisan yang bergerak di bidang pangan dan pertanian.

Terakhir Aga saat ini juga menjabat sebagai Analis Investasi di Kinesys Group, perusahaan yang mengelola investasi dan aset kekayaan asal Jakarta yang baru didirikan tahun 2019 lalu.

Kini selain menjadi mahasiswa, analis investasi, Chairman of the Board dan eksekutif di perusahaan teknologi, tugas dan tanggung jawab Aga bertambah satu lagi sebagai presiden komisaris klub Persis Solo.

Pertanyaan selanjutnya adalah mampukah gairah muda Aga berhasil membawa Persis Solo ke Liga 1, kasta tertinggi sepakbola nasional, mewujudkan mimpi pendukung Persis Solo?

Tentu butuh waktu bagi Aga dan sang Dirut Persis Solo Kaesang untuk membuktikan keseriusan membangun klub tersebut. 

Jangan lupa juga, sebagai putra dari Erick Thohir yang punya pamor kuat di bisnis sepak bola, Aga juga pun punya tanggung jawab meneruskan apa yang dibangun sang ayah ini.

Apalagi, seperti diberitakan The Telegraph dan Oxford Mail pekan lalu, Erick Thohir lagi-lagi agresif di kancah sepak bola. Erick membeli saham sebuah klub bola di Inggris, Oxford United.

[Gambas:Instagram]

Konsorsium Indonesia yang dipimpin Erick dan Anindya Bakrie dari Grup Bakrie menambah investasi dengan membeli saham klub bola Oxford United milik pengusaha asal Thailand, Sumrith ‘Tiger’ Thanakarnjanasuth, dan menguasai 51% kepemilikan saham mayoritas klub kota London berusia 126 tahun itu.

Laporan media di Inggris pada Jumat (19/3/2021) menuliskan dalam sepekan ke depan konsorsium Indonesia akan menuntaskan transaksi pembelian saham, sekaligus mengajukan rencana bisnis (business plan) untuk mendapat persetujuan dari English Football League.

Jadi, siapkah Aga menjadi suksesor bisnis sepak bola yang dibangun sang ayah?

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)




Sumber Cnbc News

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *