Indonesia Blockchain Week 2021 bahas teknologi Binance Smart Chain

  • Bagikan
Indonesia Blockchain Week 2021 bahas teknologi Binance Smart Chain

Jakarta (BORNEOFOCUS) – Tokocrypto dan Binance akan menjadi co-host “Indonesia Blockchain Week x Binance Summit 2021” pada Sabtu (20/3), yang bakal membahas teknologi Centralized Finance (CeFi), Decentralized Finance (DeFi), serta secara spesifik mengupas ekosistem Binance Smart Chain.

Pada sesi pertama, online summit itu akan berfokus pada berbagai pengaplikasian Binance Smart Chain dan DeFi di Indonesia. Sementara di sesi kedua, membahas Binance Smart Chain dari sisi teknis dan development. Indonesia Blockchain Week sebelumnya juga telah mereka gelar pada 2019 dan 2020.

“Semangat kami untuk terus menginisiasi berbagai forum sharing dan diskusi yang bertujuan mendorong adopsi yang lebih besar dari blockchain di Indonesia tidak akan berhenti disini. Hal ini dengan selaras dengan tujuan Tokocrypto mengembangkan Toko Token (TKO), sebagai token hybrid pertama di Indonesia di atas Binance Smart Chain,” kata Pang Xue Kai, CEO & Co-Founder Tokocrypto dalam siaran pers, Kamis.

“TKO akan menjadi proyek aset kripto lokal Indonesia pertama yang menawarkan model token hybrid yang unik, dengan utilitas seperti token platform pertukaran, NFT Marketplace, CeFi, dan DeFi”, kata Kai.

Narasumber yang akan berbagi wawasan antara lain Founder & CEO Binance Changpeng Zhao (CZ), CEO & Co-Founder Tokocrypto Xue Pang Kai (Kai), COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda, CSO Binance Gin Chao, CFO Binance Wei Zhou, CEO SafePal Veronica Wong, COO CertiK Daryl Hok, hingga Overseas Marketing Director ForTube Janet Wong.

Dalam penyelenggaraan online summit kali ini, Tokocrypto didukung oleh berbagai partner strategis yang memiliki persamaan pandangan dan inisiatif terkait Binance Smart Chain, CeFI dan DeFi serta seperti apa benefitnya untuk Indonesia, antara lain; SafePal, CertiK, autofarm.network, ForTube dan Unifi Protocol.

Selain itu, akan diumumkan juga pemenang kompetisi design NFT berhadiah total 10.000 TKO dan ditandatangani oleh CEO Binance dan CEO Tokocrypto. Saat ini NFT menjadi perbincangan hangat di dunia blockchain karena memiliki kapitalisasi pasar 338 juta dolar AS pada akhir 2020 lalu.

Kompetisi itu merupakan awal insiatif Tokocrypto untuk mendukung ekosistem konten kreator di Indonesia dan sampai berita ini diturunkan, sudah ada lebih dari 200 karya design NFT yang akan diseleksi.

Baca juga: Tokocrypto bermitra dengan Certik dan SafePal

Baca juga: Geely terjun ke bisnis blockchain

Sumber Antara News

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *